Marvelous
Rabu, 26 Februari 2014
Psikologi, Sosiologi dan Filsafat Manusia
Saya Fikry Hidayatullah jurusan Psikologi di Bina Nusantara, saya baru memasuki Semester 2 dalam perkuliahan, lalu saya belajar tentang Ilmu Sosial untuk Psikologi : Filsafat Manusia, Sosiologi dan Antropologi. Saat saya mengikuti pelajaran tersebut saya di tugaskan untuk mencari info tentang Psikologi, Sosiologi dan Filsafat Manusia.
1.Psikologi
Psikologi adalah sebuah bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan yang mempelajari mengenai perilaku dan fungsi mental manusia secara ilmiah. Para praktisi dalam bidang psikologi disebut para psikolog. Para psikolog berusaha mempelajari peran fungsi mental dalam perilaku individu maupun kelompok, selain juga mempelajari tentang proses fisiologis dan neurobiologis yang mendasari perilaku.
1. Metode Intropeksi
2. Metode
Instropeksi Eksperimental
3. Metode Extrospeksi
4. Metode Angket
5. Metode Pengumpulan Bahan
7. Metode Klinis
8. Metode Observasi
Metode ini secara langsung mengamati terhadap sesuatu yang diteliti, baik itu manusia atau hewan.Metode ini dapat digunakan di dalam atau di luar laboratorium.Data yang dapat diperoleh melalui metode ini adalah pengamatan perilaku, pencatatan perubahan fisiologis dan jawaban yang diperolehuntuk setiap pertanyaan yang diajukan mengenai perasaan para subjek sebelum, selama dan sesudah adanya penelitian.
Masyarakat adalah sekelompok individu yang mempunyai hubungan, memiliki kepentingan bersama, dan memiliki budaya. Sosiologi hendak mempelajari masyarakat, perilaku masyarakat, dan perilaku sosial manusia dengan mengamati perilaku kelompok yang dibangunnya. Sebagai sebuah ilmu, sosiologi merupakan pengetahuan kemasyarakatan yang tersusun dari hasil-hasil pemikiran ilmiah dan dapat di kontrol secara kritis oleh orang lain atau umum.
3. Filsafat Manusia
1.Psikologi
Psikologi adalah sebuah bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan yang mempelajari mengenai perilaku dan fungsi mental manusia secara ilmiah. Para praktisi dalam bidang psikologi disebut para psikolog. Para psikolog berusaha mempelajari peran fungsi mental dalam perilaku individu maupun kelompok, selain juga mempelajari tentang proses fisiologis dan neurobiologis yang mendasari perilaku.
A.Sejarah
Psikologi
Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan, psikologi melalui sebuah perjalanan panjang. Konsep psikologi dapat ditelusuri jauh ke masa Yunani kuno. Psikologi memiliki akar dari bidang ilmu filosofi yang diprakarsai sejak jaman Aristoteles sebagai ilmu jiwa, yaitu ilmu untuk kekuatan hidup. Aristoteles memandang ilmu jiwa sebagai ilmu yang mempelajari gejala - gejala kehidupan. Jiwa adalah unsur kehidupan (Anima), karena itu tiap - tiap makhluk hidup mempunyai jiwa. Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa, dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika
Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan, psikologi melalui sebuah perjalanan panjang. Konsep psikologi dapat ditelusuri jauh ke masa Yunani kuno. Psikologi memiliki akar dari bidang ilmu filosofi yang diprakarsai sejak jaman Aristoteles sebagai ilmu jiwa, yaitu ilmu untuk kekuatan hidup. Aristoteles memandang ilmu jiwa sebagai ilmu yang mempelajari gejala - gejala kehidupan. Jiwa adalah unsur kehidupan (Anima), karena itu tiap - tiap makhluk hidup mempunyai jiwa. Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa, dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika
B .Metode Psikologi
Dalam
menggunakan metode yang dipakai, ilmu psikologi mengenal beberapa metode kerja,
yaitu:
Metode
pemeriksaan yang dilaksanakan dengan jalan meminta kepada orang percobaan
melahirkan segala peristiwa-peristiwa kejiwaannya setelah ia selesai mengalami
sesuatu.
Metode introspeksi
yang dilaksanakan dengan melakukan eksperimen (percobaan secara disengaja dan
dalam suasana yang dibuat).
3. Metode Extrospeksi
Metode yang
dilakukan dengan jalan mengamati dan mencatat segala tingkah laku dan
gerak-gerik seseorang, setelah orang itu diberi sesuatu perangsang.
4. Metode Angket
Metode yang dilakukan dengan
menggunakan deretan pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab oleh orang banyak.
5. Metode Pengumpulan Bahan
Metode
yang dilaksanakan dengan jalan mengumpulkan hasil-hasil karya orang percobaan
dengan maksud dari hasil karya-karyanya itu si penyelidik dapat mengetahui
sesuatu yang berhubungan dengan kehidupan jiwanya.
6. Metode
Pernyataan
Metode yang dilakukan dengan jalan memberi perangsang kepada orang percobaan, kemudian kepadanya diselidiki apakah tingkah laku yang terjadi pada orang percobaan itu sesudah menerima perangsang.
Metode yang dilakukan dengan jalan memberi perangsang kepada orang percobaan, kemudian kepadanya diselidiki apakah tingkah laku yang terjadi pada orang percobaan itu sesudah menerima perangsang.
7. Metode Klinis
Metode
yang dilakukan dengan mengadakan tanya jawab atau interview dengan orang percobaan di dalam klinik-klinik dan metode
ini bersifat medis.
8. Metode Observasi
Metode ini secara langsung mengamati terhadap sesuatu yang diteliti, baik itu manusia atau hewan.Metode ini dapat digunakan di dalam atau di luar laboratorium.Data yang dapat diperoleh melalui metode ini adalah pengamatan perilaku, pencatatan perubahan fisiologis dan jawaban yang diperolehuntuk setiap pertanyaan yang diajukan mengenai perasaan para subjek sebelum, selama dan sesudah adanya penelitian.
9. Metode
Eksperimen
Metode ini bisa dilakukan di dalam
atau di luar laboratorium.Metode ini digunakan untuk menyelidiki besaran
pengaruh dan suatu penelitian yang diujicobakan.
10 .Metode Tes
Metode ini
digunakan untuk mengukur segala jenis kemampuan, seperti minat, bakat,
intelegensi, sikap maupun tes prestasi belajar.
C. Jenis Jenis Psikologi
- Psikologi Perkembangan adalah ilmu psikologi yang mempelajari tingkah laku pada tiap-tiap tahap perkembangan manusia
- Psikologi Klinis adalah ilmu psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia sehat dan tidak sehat, normal dan tidak normal, yang dilihat dari aspek psikisnya.
- Psikologi Sosial adalah lmu psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya.
- Psikologi Industri adalah ilmu psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia di dalam organisai dan industri.
- Psikologi Pendidikan adalah ilmu psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam duni pendidikan.
- Psikologi Politik merupakan bidang interdisipliner yang tujuan substansif dasarnya dalah untuk menyingkap saling keterkaitan antar proses psikologi dan politik
- Psikologi kepribadian merupakan sebuah ilmu perilaku tentang gaya hidup individu atau cara karakteristik seseorang dalam bereaksi terhadap masalah-masalah dan tujuan hidup
Masyarakat adalah sekelompok individu yang mempunyai hubungan, memiliki kepentingan bersama, dan memiliki budaya. Sosiologi hendak mempelajari masyarakat, perilaku masyarakat, dan perilaku sosial manusia dengan mengamati perilaku kelompok yang dibangunnya. Sebagai sebuah ilmu, sosiologi merupakan pengetahuan kemasyarakatan yang tersusun dari hasil-hasil pemikiran ilmiah dan dapat di kontrol secara kritis oleh orang lain atau umum.
3. Filsafat Manusia
Apa itu
filsafat, manusia, filsafat manusia?
Filsafat adalah suatu pengetahuan atau ilmu dasar mengenai pembahasan
untuk mencari kebenaran terhadap suatu hal melalui bukti-bukti empiris dan
dapat dipertangggungjawabkan. Sedangkan pengertian manusia adalah ciptaan Tuhan
yang dianggap paling sempurnah dan dikaruniai akal pikiran dan memiliki suatu
tujuan hidup. Dari dua pengertian ini dapat disimpulkan bahwa pengertian
filsafat manusia adalah suatu ilmu yang membahas mengenai dasar-dasar manusia
baik berupa asal usul, kedudukan manusia di dunia, peran manusia sebagai mahluk
ciptaan Tuhan untuk berpikir untuk memperoleh kebenaran yang erat kaitannya
dengan hubungan logis antara ide-ide dasar (keyakinan,asumsi,konsep) yang tidak
dapat dipecahkan denga ilmu epiris.
Filsafat manusia juga merupakan bagian integral dari system filsafat yang
mengarah pada hakekat dan esensi manusia. Hakikat manusia dalam pengertiannya
adalah tentu bukan fisik (tubuhnya), budaya atau hubungan dengan manusia
lainnya. Tetapi apa yang “ada” di balik tubuh, kebudayaan, dan hubungannya
dengan manusia lain.
Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Psikologi
http://id.wikipedia.org/wiki/Sosiologi
http://halimsani.wordpress.com/2007/09/06/filsafat-manusiasiapakah-manusia/
Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Psikologi
http://id.wikipedia.org/wiki/Sosiologi
http://halimsani.wordpress.com/2007/09/06/filsafat-manusiasiapakah-manusia/
Langganan:
Postingan (Atom)